Energi Besar dari Makhluk Kecil

Energi Besar dari Makhluk Kecil

Sepele bukan berarti tak bermanfaat. Itulah alga, spesies yang termasuk dalam Famili Algae. Terdapat beragam bentuk dan warna dari alga, mulai dari organisme bersel satu hingga segerombolan besar rumput laut di lautan. Ada yang berwarna hijau, merah, hingga cokelat.

Allah menciptakan alga bukan tanpa manfaat. Sebagaimana setiap ciptaan Allah, pasti tak ada yang sia-sia. Tanpa kita sadari, alga menyokong kehidupan manusia, dengan cara mengurangi kadar karbondioksida dan mensuplai oksigen ke udara. Alga menyerap karbondioksida selama proses fotosistesis, dan menghasilkan oksigen. Jadi, alga berperan besar mengurangi dampak polusi lingkungan akibat emisi karbondioksida.
Selain itu, alga berpotensi menjadi sumber energi alternatif. Berbagai penelitian telah berhasil membuat beragam jenis ekstrak minyak dari tumbuhan untuk dijadikan bahan bakar terbarukan dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif sumber energi yaitu alga.

Alga dapat diproses untuk menghasilkan biofuel, yang bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Mikrolga, misalnya, memiliki kandungan minyak yang sangat tinggi, yaitu 40-85% dari berat kering. Bandingkan dengan minyak pada kelapa sawit, yang hanya 20%.

Produktivitas alga juga sangat tinggi. Jika pada satu hektar ladang minyak bumi, rata-rata hanya bisa disedot 0,83 barel minyak per hari, maka dengan luas lahan yang sama, budidaya mikroalga bisa menghasilkan 2 barel minyak per hari.
Inilah kemurahan dari Allah. Sebuah potensi energi yang sangat besar, dari sebuah makhluk hidup yang kecil dan sederhana.
“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS: Ali ‘Imran: 191)

%d bloggers like this: