Jarhah

Istri tidak Shalat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Ustadz, kami menikah hampir 5 tahun dan sudah dikaruniai 2 anak. Sayangnya, istri saya tetap belum mau shalat dan belum berjilbab sesuai tuntunan syariat. Saya sudah berusaha menasihatinya sebisa mungkin, namun dia tetap menolak, bahkan sering melontarkan kata-kata yang menyakitkan. Bagaimana sebaiknya sikap saya?
Saya haturkan jazakumullah atas nasihat Ustadz.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Suami yang galau.

Wa’alaikum salam warahmatullahi wa barakatuh
Saudaraku yang sedang galau, saya bisa mengerti kerisauan Anda sebagai suami melihat kondisi istri yang seperti itu. Sebab bagaimanapun, istri di bawah tanggung jawab suaminya. Dan sebagai suami Anda ingin benar-benar menjalankan tanggung jawab itu sebaik-baiknya. Maka bersyukurlah kepada Allah karena Anda masih menyadari besarnya amanah itu, di saat banyak suami lain mengabaikannya.

Namun, seperti kita tahu, perempuan adalah makhluk Allah yang diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, kurang akal dan agamanya, serta sangat emosional. Dalam hal ini, dia menghajatkan bimbingan dan arahan yang tepat, sehingga sebagai suami kita harus bersikap penuh kelembutan dan kasih sayang, serta jauh dari kekerasan dan sikap kasar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Yaitu pertengkaran, suasana tidak nyaman, atau bahkan perceraian.

Kita harus bersabar dalam upaya mendidiknya sebab jika dibiarkan dia akan tetap bengkok. Bersikap dewasa dan berfikir jauh tentang akibat setiap kemungkinan yang kita lakukan agar lebih berhati-hati, juga berani meminta maaf kalau ternyata kita melakukan kesalahan.
Untuk itu, carilah waktu yang tepat dan berbicaralah pelan-pelan. Ambillah hatinya dan berilah nasihat secara bertahap penuh kelembutan bahwa kewajiban menutup aurat dan shalat sebenarnya untuk kebaikannya sendiri. Bahwa Anda sebagai suami lebih senang dan nyaman melihatnya dalam kondisi seperti itu.

Tidak mengapa jika Anda mengajak istri mengunjungi teman yang istrinya berjilbab agar dia bisa belajar langsung kepada pelakunya. Upayakan agar dia tidak banyak keluar rumah bila dia belum mau berjilbab, dan doakan terus agar Allah membukakan hatinya. Jika di berubah sedikit demi sedikit, maka alhamdulillah, kalau belum maka bersabarlah.

Kalau semua upaya yang dilakukan tidak membawa hasil, istikharahlah untuk mendapat petunjuk. Bersikaplah lebih tegas untuk melihat apa rekasinya. Kalau dia tidak tahan dengan nasihat Anda dan meminta cerai, maka ceraikanlah dia dengan baik. Jadikanlah semuanya sebagai pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Semoga Allah memberi kemudahan kepada Anda.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *