Suami Sibuk Berdakwah

Suami Sibuk Berdakwah

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Ustadz, suami saya orang yang sibuk. Karena kesibukannya kami jarang ngobrol dan keluar bersama. Dia sering meninggalkan saya untuk kajian dan kegiatan dakwah lain. Saya sangat menghargai perannya di masyarakat, namun urusan rumah tangga dan anak menjadi berat saya rasakan. Saya sering merasa sendirian. Mohon nasihatnya.
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Hamba Allah

Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh
Hamba Allah yang baik, berbahagialah. Sebab banyak istri yang berharap suaminya pergi menghadiri pengajian, mendengarkan ceramah, atau membaca buku yang bermanfaat. Yakinlah bahwa tidak ada satu rumah pun yang terbebas dari masalah. Bukankah manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah?
Cobalah untuk tidak terlalu berlarut-larut memikirkan persoalan suami yang jarang di rumah. Bicarakan dengan suami secara baik-baik soal keinginan Anda memiliki waktu untuk bersama meskipun hanya sepekan sekali. Jangan biarkan persoalan tersebut merusak kehidupan rumah tangga.

BACA JUGA: Berdakwah di Pasar-pasar Jahiliyah

Anda tak perlu merasa sendirian. Pandanglah kebaikan-kebaikan suami Anda. Dengan begitu Anda akan semakin bangga kepada suami dan semakin sayang. Pandangan seperti ini juga akan membuat istri semakin bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya.

Manfaatkanlah waktu bersama anak-anak untuk menghafal, membacakan buku, dan bermain bersama. Bayangkan Anda seperti menanam pohon dan menyiraminya setiap pagi serta melihatnya tumbuh dan berkembang. Kemudian Anda akan melihatnya berbuah dengan izin Allah.

Terakhir, dibalik setiap sosok lelaki hebat pasti ada seorang wanita mulia. Maka ingatlah betapa besar pahala Anda karena mendukung apa yang dilakukan oleh suami.
Semoga Allah menjaga Anda dan suami serta membimbing Anda berdua pada kebaikan dan petunjuk.

Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat!
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh