Cinta Lama Bersemi Kembali

Ibadah Bagi Wanita Haid

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabaratuh

Ustadz yang saya hormati, bagaimana hukum seorang suami yang meninggalkan istri tidur sendirian? Bagaimana juga jika suami masih suka berhubungan dengan mantannya lewat FB? Saya merasa dia masih berharap dengan mantannya itu. Saya bingung Ustadz, sebab suami sudah berkali-kali melakukannya.

Sebelumnya saya haturkan terima kasih atas nasihatnya.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabaratuh

Istri merana di Surakarta

 

Wa’alaikum salam warahmatullahi wabaratuh

Apa yang Anda alami memang sangat menyakitkan. Sikap suami yang kekanak-kanakan dan mau menang sendiri tentu sangat menjengkelkan. Di saat istri membutuhkan perhatian dan bimbingan, alih-alih menjalankan peran sebagai suami dengan baik, dia malah mengabaikan dan mencari kesibukan yang tidak bermanfaat. Saya turut prihatin atas apa yang terjadi.

Tapi marilah kita mencoba menghadapi dan mencari solusinya. Termasuk melakukan instropeksi diri karena bisa jadi Anda sebagai istri juga memiliki andil atas kejadian ini. Apakah pelayanan di atas tempat tidur yang tidak maksimal, atau cara Anda menyambut suami dan mengkondisikan rumah yang membuat dia tidak berkenan.

Untuk itu, lakukanlah semua tugas dan kewajiban sebagai istri sebaik mungkin. Dengan sepenuh keikhlasan kepada Allah agar bernilai ibadah. Abaikan tanggapan suami yang negatif jika hal itu membuat Anda melakukan semuanya dengan asal-asalan dan bersikap acuh tak acuh.

Kemudian carilah waktu yang kondusif untuk berkomunikasi dengan suami. Sampaikan persoalan yang ada secara sopan dan santun agar pesan Anda bisa dimengerti dengan baik, dan Anda bisa mendapatkan jawaban yang diharapkan. Diskusikan tentang solusi terbaiknya agar semua pihak merasa senang.

Namun jika suami selalu menghindar atau tidak mau mendengarkan keluhan Anda, sebaiknya Anda meminta bantuan kepada sosok yang disegani suami agar bisa menasihatinya. Mengingatkannya tentang tanggung jawab suami kepada istri termasuk pemenuhan nafkah batin. Hingga memintanya bersikap dewasa dengan fokus kepada keluarga yang ada, daripada berhubungan dengan mantan. Sosok itu bisa bapak, kakak, ustadz, teman, atau tokoh masyarakat.

Iringilah usaha Anda dengan meningkatkan kesabaran jika perubahan kea rah kebaikan ini membutuhkan waktu. Juga terus berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan dan dibukakan hati suami untuk menyadari kesalahannya. Jalani semuanya sampai terjadi perubahan atau sampai Anda tidak kuat lagi menjalaninya. Untuk kemudian Anda putuskan mana yang terbaik. Semoga Allah mengabulkan doa kita dan memudahkan semua urusan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

 

 

 

%d bloggers like this: