Air Sejuk Nasihat

Air Sejuk Nasihat

Surat al Ashr, menurut Imam Syafi’i , adalah surat dengan konten yang sangat luar biasa. Isinya padat dan menyakngkut hal-hal parling urgen bagi manusia. Beliau Rahimahullah sampai menyatakan bahwa jika manusia memahi isinya, itu akan cukup bagi mereka.

Salah satu wasiyat dalam surat al Ashr adalah saling menasehati. Saling mengingatkan kesalahan dan menganjurkan kebaikan. Dari sudut pandang subjek, kita mendapat mandat untuk memberikan nasihat kepada sesama saudara seiman. Menegur kesalahannya dan menyemangati kemalasannya. Dan dari sudut pandang objek, kita adalah makhluk yang membutuhkan penasehat.

Seorang petinju tetap membutuhkan pelatih meskipun jika diajak duel, pelatihnya mungkin kalah. Karena pelatih mampu melihat apa yang tidak bisa kita lihat mengenai diri kita sendiri. Pelatihnya hanya memberi nasihat, arahan dan semangat. Dialah yang akan mengoreksi kesalahan yang kita anggap benar dan menegur kemalasan yang kita bela sebagai istirahat. Kita butuh penasihat agar dapat memenangkan pertarungan dalam hidup.

Mukmin sejati adalah mukmin yang mau mendengarkan nasihat dan memanfaatkannya. “Seungguhnya naishat akan bermanfaat bagi seorang mukmin .” (QS ) adapaun orang yang kalah apstilah mereka yang menutup telinga dari nasihat. “Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.“[QS: Al-Mulk:  10]

BACA JUGA : Memaafkan Itu Berat, Benarkah?

Sudahkah kita menjadi penasihat? Ataukah kita sering memilih diam saat saudara kita membutuhkan? Nasihat dan teguran yang baik bagi saudara seiman yang melakukan kesalahan adalah air bagi ikan yang sedang kekeringan. Menyimpan air berarti membiarkan saudara kita dimangsa kebinasaan.

Dan sudahkah kita menengarkan nasihat? Ataukah kita sering memilih tutup telinga dari nasihat dan membela ego kita? Itu seperti kita kehausan di gunung sahara tapi menolak air segar yang disodorkan saudara kita. Nasihat adalah air bagi yang melakukan kesalahan atau enggan melaksanakan apa yang diperintahkan. Manusia kuat tidak makan selama lebih dari satu minggu, tapi tanpa air manusia hanya akan bertahan dua atau tiga hari.

Marilah sering-sering memberikan nasihat bagi sesama. Nasihat adalah sedekah terbaik. Dan agama ini, intinya adalah nasihat. Dan marilah sering-sering mendengarkan nasihat dari orang lain. Karena kita tidak pernah bisa melihat noda meski letaknya hanya satu senti di atas mata kita. Wallahua’lam. (anwar)

%d bloggers like this: