Gout Artritis, Penyakit Asam Urat

Gout Artritis

Banyak orang menyamakan asam urat dengan penyakit. Padahal asam urat merupakan senyawa alami yang diproduksi tubuh. Selama kadarnya normal,  tidak menimbulkan masalah. Tetapi ketika kadarnya tinggi dapat memicu penyakit gout dan penyakit ginjal. Mengenali tentang gout dan gejala-gejalanya dapat mengendalikan penyebaran penyakit dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Gout dapat menyerang siapa saja, terutama pada pria dewasa dengan berat badan berlebih dan  dengan  penyakit tersebut serta pada perempuan yang memasuki masa menopause.

 

Definisi

Gout adalah suatu proses inflamasi/peradangan yang terjadi karena penumpukan asam urat dalam jaringan sekitar sendi. Umumnya  Gout menyerang jempol kaki,  tetapi jika dibiarkan, dapat menyerang bagian sendi lain, seperti pergelangan kaki dan lutut

 

Penyebab

Penyebab utama gout adalah penupukan asam urat dalam tubuh. Seseorang yang sering mengonsumsi makanan dengan kandungan asam urat tinggi (contohnya jeroan, hidangan laut, daging merah) berisiko tinggi terkena penyakit asam urat. Selain itu, penyakit ini juga rawan dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas, diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal kronik

Faktor-faktor lain  yang menyebabkan timbulnya penyakit  gout adalah:

  1. Faktor keturunan dengan adanya riwayat gout dalam keluarga
  2. Obesitas, diabetes dan hipertensi.
  3. Konsumsi alkohol berlebih, karena alkohol merupakan salah satu sumber purin yang juga dapat menghambat pembuangan urin melalui ginjal.
  4. Hambatan dari pembuangan asam urat karena penyakit tertentu, terutama penyakit ginjal kronis.
  5. Penggunaan obat tertentu yang meningkatkan kadar asam urat, terutama diuretika

 

Gejala-gejala utama

Tanda dan gejala arthritis gout secara umum adalah sebagai berikut:

  • Nyeri pada persendian yang datang dan pergi,biasanya paling terasa pada ibu jari kaki
  • Sendi yang nyeri berwarna kemerahan,
  • Pembengkakan sendi, umumnya terjadi secara asimetris ( satu sisi tubuh )
  • Ruam kulit, kulit kemerahan
  • sulit bergerak pada bagian yang terkena.
  • fjika dibiarkan ,rasa nyeri dapat bertahan 7-10 h

 

DIAGNOSA

Untuk mengetahui bahwa seseorang dinyatakan menderita gout artritis adalah dengan memperhatikan :

  • Gejala-gejala yang muncul seperti nyeri sendi, bengkak, kemerahan.
  • Pemeriksaan darah,

Kadar asam urat normal:

Wanita     : 2,4-6.0 mg/dl

Laki-laki  : 3,4-7,0 mg/dl

  • pengambilan cairan sendi
  • pemeriksaan rontgen

 

PENGOBATAN GOUT ARTRITIS

Pengobatan gout meliputi

1. Diet rendah purin

Tujuan utama diet adalah menurunkan kadar asam urat darah dan mengendalikan  berat badan . Diet yang dianjurkan bagi penderita  gout artritis antara lain :

  • Menghindari makanan berlemak purin tinggi

–  Purin Tinggi (100 – 1000 mg purin dalam 100 gr bahan ) sebaiknya dihindari : otak, hati, ginjal, jeroan, ekstrak daging, bebek, ikan sardin, makarel dan  kerang.

–   Purin sedang (900 – 100 mg purin dalam 100 gr bahan ) sebaiknya dibatasi : daging, ikan, unggas, ayam, udang, kepiting atau rajungan, tahu, tempe, kacang kering, bayam, asparagus, daun singkong, kangkung, daun dan biji mlinjo

–   Purin rendah ( dibawah 50 mg purin dalam 100 gr bahan ) sebaiknya dibatasi: gula, telur, dan susu.

  • Perbanyak minum air, 8 sampai 10 gelas setiap hari untuk memperlancar pembuangan asam urat melalui ginjal. Hindari minuman yang mengandung alkohol, kopi, bir karena banyak mengandung senyawa purin yang dapat memperberat fungsi ginjal.

 

  •  Konsumsi makanan rendah purin, meliputi buah-buahan dan sayuran . Buah yang mengandung vitamin C dan bioflavonoid dapat mencegah radang, seperti: jeruk,apel,pisang,melon, stroberi, tomat, paprika hijau, terutama buah ceri yang merupakan nutrisi penyembuh dan pengurang kadar asam urat. Selain itu konsumsi sayuran seperti: jamur, selada, kentang wortel,i, seledri juga dapat menurunkan kadar asam urat.

2. Pengobatan dengan obat-obatan  diberikan untuk mengatasi nyeri dan menurunkan kadar asam urat.

3. Tindakan operasi dilakukan pada kasus yang berat, yang tidak bisa teratasi dengan diet dan obat. Biasanya sudah muncul komplikasi berupa benjolan keras/tofi

 

 KOMPLIKASI GOUT

Meskipun jarang ditemukan namun gout dapat menimbulkan komplikasi berupa:

 

  1. Munculnya benjolan keras (tofi) di sekitar area yang mengalami radang.
  2. Kerusakan sendi permanen , biasanya terjadi pada kasus penyakit asam urat yang diabaikan selama bertahun-tahun.
  3. Batu ginjal yang disebabkan oleh pengendapan asam urat yang bercampur dengan kalsium di dalam ginjal

Penyakit gout artritis yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu aktivitas  karena rasa nyeri yang ditimbulkan hingga sulit untuk bergerak atau berjalan sampai munculnya komplikasi. Untuk itu.diagnosa secara dini dan penanganan yang benar serta diet yang tepat diharapkan dapat mengatasi masalah penyakit gout ini sehingga seseorang bisa sembuh bahkan terhindar dari penyakit ini.