Sakit Hati Sedunia Karena Rohingya

8 realita yang terjadi di Rohingya

Sedih rasanya melihat penderitaan saudara-saudara Muslim yang teraniaya di Rohingya.  Hal nyata yang bisa kita lakukan diantaranya; berdoa, membantu dengan harta dan bila mampu pergi kesana ikut melawan kezhaliman ini.

Baca Juga: Ringankan Derita, Tuai Pahala!

Ada beberapa fakta berkenaan dengan kaum Muslimin Rohingya ini, diantaranya:

 

    1.Arakan adalah sebuah Negara yang merdeka yang dihuni oleh 3 juta kaum muslimin. Dari sana, mulailah Islam masuk di beberapa Negara di sekitarnya salah satunya adalah Burma yang dihuni oleh mayoritas Umat Budha.

 

    2.Pada tahun 1784 atau sekitar 230 tahun silam, timbul kedengkian dari orang-orang Budha Burma kepada kaum Muslimin Arakan. Kemudian mereka memerangi dan menyiksa kaum muslimin disana. Puncaknya Arakan dikuasai dan menjadi bagian dari Burma.

 

    3.Mereka mengganti nama Burma menjadi Myanmar dan menjadikan kaum Muslimin Arakan sebagai bagian dari Burma yang minoritas (hanya sekitar 3-4 juta jiwa) diatas mayoritas kaum Budha yang berjumlah sekitar 50 juta jiwa.

 

    4.Sebagaimana layaknya minoritas, kaum Muslimin Arakan hidup mandiri dalam satu wilayah. Bermasyarakat dan berdagang disana. Mereka juga mendirikan organisasi yang mengurusi para da’i dan kemakmuran masjid.

 

    5.Selanjutnya orang-orang Budha Burma menyerang kaum muslimin Arakan dan mencoba mengusir mereka dari Burma.

 

    6.Beberapa tahun yang lalu, terjadi pembunuhan yang sangat sadis. Ada 10 penghafal Quran yang sedang menghafalkan al-Quran dan berdkawah di sekitar kampung kaum muslimin, namun orang-orang Budha menangkap dan menyiksa mereka dengan ditali salah satu lisan mereka sampai putus, ditusuk-tusuk dengan pisau dan memutilasi kaki dan tangan mereka sampai meninggal.

 

    7.Melihat kejadian tersebut, tumbuh pembelaan kaum muslimin kepada para dai, khatib dan ulama’mereka yang disiksa. Lalu kaum Budha membakar pemukiman kaum muslimin dan membakar sedikitnya 2600 rumah. Banyak sekali korban berjatuhan dan sebagian kabur meninggalkan kampung halaman dengan menyeberangi lautan dan sebagian lewat darat.

 

    8.Pembantaian terhadap kaum muslimin Rohingya tersebut berlangsung setiap saat hingga hari ini. Mereka tidak memiliki belas kasih sedikitpun terhadap bayi, anak-anak dan para lansia.

Baca Juga: Menolong di Dunia, Tertolong di Akhirat

 

Demikian 8 realita yang diungkapkan oleh Dr. Muhammad al-Arifi dalam laman twitternya. Dengan mengetahui sejarah dan fakta tersebut, semoga menyadarkan kita untuk membela saudara muslim yang tertindas karena membela agama dan para ulama mereka. Tidak lupa mari berikan dukungan terbaik untuk mereka agar tetap istiqamah diatas jalan Islam. (Nurdin/Terkini/Rohingya)

 

Tema Terkait: Derita, Kabar, Kaum Muslimin

%d bloggers like this: