<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adian Husaini</title>
	<atom:link href="https://www.arrisalah.net/Category/kolom/adian-husaini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.arrisalah.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Feb 2019 01:36:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.arrisalah.net/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-risalah-hati-1-32x32.png</url>
	<title>Adian Husaini</title>
	<link>https://www.arrisalah.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekularisasi Agama, Liberalisme, Kapitalisme Ekonomi, Gaya Hidup Hedonis</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/sekularisasi-agama-liberalisme-kapitalisme-ekonomi-gaya-hidup-hedonis/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/sekularisasi-agama-liberalisme-kapitalisme-ekonomi-gaya-hidup-hedonis/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 09:15:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisasi agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=294</guid>

					<description><![CDATA[Setelah sekularisasi kehidupan dari campur tangan agama, seluruh sudut kehidupan yang menyangkut hubungan antar manusia dan hubungan manusia dengan alam dibersihkan dari peran agama. Yang tersisa dari agama tinggal hubungan individu manusia dengan tuhan-nya. Sekularisasi memantik perubahan tatanan kemasyarakatan dari pola komunal ke arah pola individual dengan semangat liberal dan pengagungan terhadap kebebasan individu secara [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/sekularisasi-agama-liberalisme-kapitalisme-ekonomi-gaya-hidup-hedonis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hermeneutika  dan Cara Berpikir Muslim (2)</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/hermeneutika-dan-cara-berpikir-muslim-2/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/hermeneutika-dan-cara-berpikir-muslim-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 03:04:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=215</guid>

					<description><![CDATA[Masih membahas tentang sifat al-Quran menurut kaum liberal. Dalam buku terbitan Gramedia tersebut, al-Quran yang suci dan dijaga oleh Allah adalah al-Quran yang di Lauhil Mahfuzh.  Sedangkan al-Quran di dunia ini, yang sekarang dipegang oleh kaum Muslim, sejak awal sudah mengalami kesalahan. Setidaknya, tidak dapat dipastikan seratus persen otentik. Bahkan, Dawam Rahardjo yang memberi kata [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/hermeneutika-dan-cara-berpikir-muslim-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tipu Daya Setan</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/tipu-daya-setan/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/tipu-daya-setan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 13:01:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[bohong]]></category>
		<category><![CDATA[liberalisme]]></category>
		<category><![CDATA[orientalisme]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>
		<category><![CDATA[sotem]]></category>
		<category><![CDATA[tidpu]]></category>
		<category><![CDATA[tipu daya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=50</guid>

					<description><![CDATA[“Dan demikianlah Kami jadikan untuk setiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). (QS al-An’am:11) Prof. Hamka, dalam Tafsir al-Azhar, membuat uraian menyangkut ayat tersebut: “Seorang Rasul diutus Allah untuk menyeru manusia menempuh Shirathal Mustaqim, jalan yang [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/tipu-daya-setan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmu dan Kebahagiaan</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/ilmu-dan-kebahagiaan/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/ilmu-dan-kebahagiaan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 14:05:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[ma'rifatullah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/blog/?p=3</guid>

					<description><![CDATA[Dalam bukunya, Tasawuf Modern, Prof. Hamka pernah menyalin sebuah artikel karya Al-Anisah Mai berjudul ”Kun Sa’idan”. Artikel itu diindonesiakan dengan judul: ”Senangkanlah hatimu!” Dalam kondisi apa pun, pesan artikel tersebut, maka ”senangkanlah hatimu!” Jangan pernah bersedih. Dalam kondisi apa pun. ”Kalau engkau kaya, senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit&#8230;.” ”Dan jika [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/ilmu-dan-kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jebakan  ”Kesetaraan Gender”</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/jebakan-%e2%80%9dkesetaraan-gender%e2%80%9d/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/jebakan-%e2%80%9dkesetaraan-gender%e2%80%9d/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 13:31:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[feminisme]]></category>
		<category><![CDATA[gender]]></category>
		<category><![CDATA[kkg]]></category>
		<category><![CDATA[propaganda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=62</guid>

					<description><![CDATA[Salah satu paham dan proyek favorit yang sedang dijejalkan kepada kaum Muslim di Indonesia adalah paham ”Kesetaraan Gender”, atau tepatnya ”Keadilan dan Kesetaraan Gender” (KKG). Pendanaan untuk proyek ini dari LSM dan negara-negara Barat sungguh luar biasa besarnya. Pemerintah pun sudah menjadikan paham ini sebagai program resmi yang harus dilaksanakan. Apa sebenarnya paham ini, dan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/jebakan-%e2%80%9dkesetaraan-gender%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menikah Dengan Orang Yang Hamil  Karena Berzina</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/menikah-dengan-orang-yang-hamil-karena-berzina/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/menikah-dengan-orang-yang-hamil-karena-berzina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr Ahmad Zain An Najah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 05:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[hamil duluan]]></category>
		<category><![CDATA[menikah hamil]]></category>
		<category><![CDATA[menikah karena hamil]]></category>
		<category><![CDATA[menikah setelah hamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=2514</guid>

					<description><![CDATA[Pada edisi yang lalu, telah kita bahas hukum menikah dengan orang yang berzina, dan kita sampai kepada kesimpulan bahwa mayoritas ulama membolehkan pernikahan tersebut, walaupun sebagian ulama mensyaratkan adanya taubat dan pembersihan rahim dengan cara haidh satu kali. Pada edisi ini, kita akan membahas hukum-hukum selanjutnya yang masih terkait dengan dampak perzinaan, yaitu menikah dengan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/menikah-dengan-orang-yang-hamil-karena-berzina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relativisme Dan Tipu Daya Setan</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/relativisme-dan-tipu-daya-setan/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/relativisme-dan-tipu-daya-setan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 13:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[akidah]]></category>
		<category><![CDATA[kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[relativisme]]></category>
		<category><![CDATA[tauhid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=60</guid>

					<description><![CDATA[Pada 22 Maret 2009, pada sebuah seminar, saya mengedarkan serangkaian daftar pertanyaan kepada guru-guru sebuah sekolah Islam di Jawa Tengah. Para guru cukup menjawab SETUJU atau TIDAK SETUJU. Salah satu pertanyaan berbunyi sebagai berikut: ”Manusia adalah makhluk yang relatif, sedangkan Tuhan adalah Yang Maha Mutlak. Karena itu, setiap pendapat manusia adalah relatif, sehingga tidak boleh [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/relativisme-dan-tipu-daya-setan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantra Demokrasi</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/mantra-demokrasi/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/mantra-demokrasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 13:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolonial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=58</guid>

					<description><![CDATA[Saat menjadi wartawan Harian Berita Buana, tahun 1990, saya pernah ditugasi meliput satu seminar tentang demokrasi di salah satu hotel di Jakarta. Tema seminarnya tentang demokrasi dan agama-agama. Saat itu, banyak diskusi tentang demokrasi digelar. Seperti paham-paham lainnya, karena dianggap sebagai paham yang bersifat universal dan harus dipeluk oleh seluruh umat manusia, maka agama-agama juga [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/mantra-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yahudi-Yahudi Nyeleneh</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/yahudi-yahudi-nyeleneh/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/yahudi-yahudi-nyeleneh/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 13:23:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[convertion to islam]]></category>
		<category><![CDATA[rabbi]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=56</guid>

					<description><![CDATA[Meskipun banyak mendapat kritik tajam dalam al-Quran, ada saja diantara kaum Yahudi yang nyeleneh. Ia tidak seperti Yahudi kebanyakan. Di masa Rasulullah SAW, ada Abdullah bin Salam dan Mukhairiq, dua orang pemuka Yahudi yang akhirnya menerima kebenaran Islam. Namun, keduanya menjadi bahan olok-olokan oleh kaumnya. Mukhairiq bahkan akhirnya gugur sebagai syuhada dalam Parang Uhud. Di [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/yahudi-yahudi-nyeleneh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misi Yahudi Merusak Agama</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/misi-yahudi-merusak-agama/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/misi-yahudi-merusak-agama/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 13:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adian Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[free masonry]]></category>
		<category><![CDATA[Harun Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[humanisme]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ar-risalah.or.id/?p=54</guid>

					<description><![CDATA[Bagi umat Islam, nama Free Masonry sudah tidak asing lagi. Organisasi ini pernah beroperasi di Indonesia selama 200 tahun. Dalam buku Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962, karya Dr. Th Steven dijelaskan misi organisasi yang memiliki simbol Bintang David ini: ”Setiap insan Mason Bebas mengemban tugas, dimana pun dia berada [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/misi-yahudi-merusak-agama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
