<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Memaknai Kegagalan	</title>
	<atom:link href="https://www.arrisalah.net/memaknai-kegagalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.arrisalah.net/memaknai-kegagalan/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Jan 2011 08:20:25 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: lathif		</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/memaknai-kegagalan/comment-page-1/#comment-570</link>

		<dc:creator><![CDATA[lathif]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jan 2011 08:20:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=99#comment-570</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu&#039;alaikum
jazakumullah kepada redaksi yang telah memberikan informasi atau materi mengenai memaknai kegagalan.
disini ana sedikit terbantu dengan materi ini berhubungan ana mendapat nilai jelek dikuliah ana, setelah membaca artikel ini, hati dan jiwa ana menjadi tenang.
walaupun berat menerima semuanya tapi ana percaya ini semua adalah takdir Allah Azza wa Jalla dan ada hikmahnya. Kegagalan mendapat nilai jelek ana sadari bukanlah kegagalan hakiki karena kegagalan hakiki adalah kegagalan dimana manusia gagal membawa persiapan di akhirat.
Semoga Allah SWT memberi ana ketabahan dan kesabaran. Amiin...
jazakumullah khoiron katsir kepada redaksi arrisalah, semoga semakin maju.!!!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
jazakumullah kepada redaksi yang telah memberikan informasi atau materi mengenai memaknai kegagalan.<br />
disini ana sedikit terbantu dengan materi ini berhubungan ana mendapat nilai jelek dikuliah ana, setelah membaca artikel ini, hati dan jiwa ana menjadi tenang.<br />
walaupun berat menerima semuanya tapi ana percaya ini semua adalah takdir Allah Azza wa Jalla dan ada hikmahnya. Kegagalan mendapat nilai jelek ana sadari bukanlah kegagalan hakiki karena kegagalan hakiki adalah kegagalan dimana manusia gagal membawa persiapan di akhirat.<br />
Semoga Allah SWT memberi ana ketabahan dan kesabaran. Amiin&#8230;<br />
jazakumullah khoiron katsir kepada redaksi arrisalah, semoga semakin maju.!!!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
