<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jarhah</title>
	<atom:link href="https://www.arrisalah.net/tag/jarhah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.arrisalah.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Apr 2017 06:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.arrisalah.net/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-risalah-hati-1-32x32.png</url>
	<title>jarhah</title>
	<link>https://www.arrisalah.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wanita Melamar Pria</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/wanita-melamar-pria/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/wanita-melamar-pria/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2017 02:39:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[187]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<category><![CDATA[wanita melamar pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=6122</guid>

					<description><![CDATA[Assalaamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh Ustadz, anak perempuan saya sudah saatnya menikah. Hanya saja dia belum memiliki calon suami. Ada seorang laki-laki teman SMPnya dulu yang menurutnya shalih. Dia juga belum menikah. Bolehkan kami melamar laki-laki itu sebab keyakinan kami akan keshalihannya? Bagaimana caranya? Nasihat Ustadz kami nantikan. Jazakumullah sebelumnya. Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Ibu [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/wanita-melamar-pria/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kencan Maya</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/kencan-maya/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/kencan-maya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2016 02:18:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[kencan maya]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=6001</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum, saya suami dengan seorang anak. Saya memiliki beberapa teman wanita di Facebook. Di antaranya ada seseorang yang sering berkomunikasi dan sering melemparkan candaan. Lama kelamaan kami merasa saling mencintai. Pertanyaan saya apakah saya telah berzina dan berselingkuh meskipun saya belum pernah bertemu langsung. Kemudian apa yang harus saya lakukan? Sigit _____________________________ Adanya ikhtilath (campur baur antara [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/kencan-maya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Diizinkan Ikut Kajian</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/5861/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/5861/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2016 01:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[ikut kajian kajian]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<category><![CDATA[tak diizinkan ikut kajian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=5861</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh Afwan Ustadz, suami saya selalu sibuk hingga tak ada waktu untuk menuntut ilmu. Ia juga melarang saya untuk ikut kajian dengan berbagai alasan. Mohon nasihatnya. Nisa, Sukoharjo Jawab : Cobalah ketahui apa alasan suami untuk mengikuti kajian. Jika suami melarang karena alasan yang dibenarkan syariat, misalnya karena tidak ada mahrom yang menemani [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/5861/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami Tidak Komitmen</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/suami-tidak-komitmen/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/suami-tidak-komitmen/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2016 07:36:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[suami tidak komtimen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=5621</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz yang kami hormati, Saya seorang istri yang mengeluhkan tingkah laku suamiku akhir-akhir ini, padahal ia seorang pendakwah aktif dan seorang aktifis islam yang taat. Itu juga pilihanku untuk menikahi suami yang paham agama dan berdakwah. Tapi, akhir-akhir ini akhlak suamiku agak berubah, dia tidak komitmen dengan dengan janji-janjinya dan seringkali mengelak [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/suami-tidak-komitmen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesangon Untuk Isteri Yang Dicerai</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/pesangon-untuk-isteri-yang-dicerai/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/pesangon-untuk-isteri-yang-dicerai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2016 03:04:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesangon Untuk Isteri Yang Dicerai]]></category>
		<category><![CDATA[pesangon untuk istri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=5374</guid>

					<description><![CDATA[Assalaamu&#8217;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Ustadz, apakah seorang istri yang diceraikan berhak atas pesangon dari mantan suaminya? Dan berapa jumlah yang pantas diterima olehnya? Jazakumullah untuk jawabannya. Wassalaamu&#8217;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Akhwat di bumi Allah &#160; Wa&#8217;alaikum salam Wa rahmatullahi Wa barakatuh Akhwat yang dimuliakan Allah, Islam mengatur permasalahan rumah tangga demikian sempurna. Sebagaimana [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/pesangon-untuk-isteri-yang-dicerai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Waktu Untuk Keluarga</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/tak-ada-waktu-untuk-keluarga/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/tak-ada-waktu-untuk-keluarga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2016 04:49:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[181]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Ada Waktu Untuk Keluarga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=5015</guid>

					<description><![CDATA[Assalmuaalaikum, saya seorang ayah muda dengan satu orang istri dan dua orang anak yang masih kecil. Setiap hari saya bekerja dari pagi hingga sore kemudian disambung dengan pekerjaan sambilan yang tak memiliki waktu tetap. Saya selalu pulang malam dan tak jarang pulang dengan membawa setumpuk pekerjaan. Saya merasa tidak punya waktu untuk keluarga. Mohon nasihatnya. [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/tak-ada-waktu-untuk-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cinta Yang Tak Kunjung Hadir</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/cinta-yang-tak-kunjung-hadir/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/cinta-yang-tak-kunjung-hadir/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 May 2016 01:58:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Yang Tak Kunjung Hadir]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=4353</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum ustadz saya sudah menikah selama 7 tahun, namun saya sering merasa tidak mencintai istri saya dan terkadang teringat wanita-wanita yang pernah dekat dengan saya ketika masih kuliah. Mohon nasihatnya. NN (via sms)  __________________________ Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh Setiap pasangan suami istri tentu menginginkan perasaan cinta yang menggebu kepada pasangannya. Masalahnya romantisme tersebut justru tak hadir [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/cinta-yang-tak-kunjung-hadir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayah Tidak Mau Menikahkan</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/ayah-tidak-mau-menikahkan/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/ayah-tidak-mau-menikahkan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2016 04:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Tidak Mau Menikahkan]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[majalah muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=4256</guid>

					<description><![CDATA[Assalaamu&#8217;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Ustadz, bagaimana kalau ayah menolak untuk menikahkan anak gadisnya dengan alasan calon suami anaknya miskin? Beliau takut kalau masa depan anaknya suram. Bolehkah anak gadis itu tetap menikah meski tanpa restu orangtua? Ibu bisa menerima calon suami anak gadisnya, namun takut dengan suaminya. Atas nasihat Ustadz saya haturkan jazakumullah katsiran. [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/ayah-tidak-mau-menikahkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nafkah Anak Tiri</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/nafkah-anak-tiri/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/nafkah-anak-tiri/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tri Asmoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2016 02:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[Nafkah Anak Tiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=3660</guid>

					<description><![CDATA[Assalaamu&#8217;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Ada seorang pria menikahi janda dengan dua anak. Kini mereka tinggal bersama di rumah pria itu karena rumahnya cukup luas sehingga bisa menampung semuanya. Siapakah yang harus menafkahi anak-anak itu? Jazaakumullahu khairan atas jawaban Ustadz. Wassalaamu&#8217;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh &#160; jawab : Wa alaikumus salam wa rahmatullahi wa barakaatuh [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/nafkah-anak-tiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berhenti Bekerja</title>
		<link>https://www.arrisalah.net/berhenti-bekerja/</link>
					<comments>https://www.arrisalah.net/berhenti-bekerja/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2016 03:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jarhah]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[jarhah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.arrisalah.net/?p=3625</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum, saya seorang istri dan bekerja sebagai PNS, tapi akhir-akhir ini saya merasa tidak nyaman dalam bekerja karena lingkungannya tidak islami dan terjadi ikhtilath laki dan perempuan. Saya ingin berhenti dari pekerjaan saya. Suami saya mendukung karena penghasilan suami sudah mencukupi tapi orang tua masih keberatan. Mohon nasihatnya. (Mar’ah) Waalaikumussalam, Alhamdulillah wa shalatu wa salamu [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.arrisalah.net/berhenti-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
