Tag: muthala’ah

  • Ghirah Cemburu Karena Allah

    Di jaman Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. dulu pernah ada juga kejadian dahsyat yang berawal dari suatu peristiwa yang mungkin dianggap kecil saja. Seorang perempuan datang membawa perhiasannya ke seorang tukang sepuh Yahudi dari kalangan Bani Qainuqa’. Selagi tukang sepuh itu bekerja, ia duduk menunggu. Datanglah sekelompok orang Yahudi meminta perempuan itu membuka penutup mukanya, namun […]

  • Neraka, Siksa Tiada Jeda

    Neraka-Siksa-Tiada-Jeda-muthalaah-abu-umar-abdillah-majalah-islam-arrisalah

    Ini adalah tentang kesudahan orang yang terpedaya oleh dunia, diperbudak oleh syahwatnya. Dunia menjadi obsesinya yang paling utama. Harta di tangannya seolah racun yang akan membinasakannya. Jika dia kaya, foya-foya dan mengumbar nafsunya, tak peduli pula dari mana ia mendapatkan hartanya. Jika dia miskin, tak ada yang diperbuat selain mengeluh dan mencela takdir, cita-citanya hanyalah […]

  • Kawan tapi Lawan

    arrisalahnet Kawan tapi Lawan

    Banyak orang bilang, persahabatan itu butuh pembuktian, pengorbanan untuk sang kawan. Yang karenanya, kita rela mengorbankan sesuatu untuk sang kawan. Tapi apakah setiap orang yang mengharap pengorbanan kita itu benar-benar kawan? Jika sang kawan itu menuntut pengorbanan iman dan menanggalkan keyakinan, sesungguhnya dia bukanlah kawan, tetapi lawan. Karena yang dianggap kawan itu justru menjerumuskan kita […]

  • Pailit Karena Pelit

    arrisalahnet pailit karena pelit

    Allah mengisahkan tentang pemilik-pemilik kebun yang bakhil dan tidak sudi mendermakan sebagian rejekinya kepada fakir miskin dan bagaimana kesudahan mereka dalam surat Al-Qalam ayat 17-33. Allah kisahkan,  “Ketika mereka bersumpah”, yakni berjanji diantara mereka, “Bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik hasilnya pada pagi hari”. Niatan mereka melakukan supaya orang-orang fakir dan orang yang membutuhkan tidak melihat […]

  • Cari Aman di Tempat Rawan

    permisalan rumah laba-laba

    Manusia diciptakan memiliki sisi lemah. Lemah menghadapi penyakit, lemah menghadapi kefakiran, lemah kesiapannya menghadapi kenyataan yang berbeda dengan harapan. Ia juga lemah secara fisik dan lemah untuk menggapai cita-cita yang tinggi.  Begitupun untuk menghindar dari besarnya bahaya yang datang silih berganti mengancam sepanjang hayat. Terlebih lagi untuk menggapai kenikmatan surgawi dan terbebas dari neraka yang […]

  • Rugi Berat Karena Siasat Jahat

    siasat jahat

    Ada kejahatan yang dilakukan secara spontan, yakni ketika seseorang mendapati adanya kesempatan atau peluang lalu timbul niat jahat, dan akhirnya terjadilah kejahatan. Namun ada juga jenis kejahatan yang dilakukan dengan perencanaan. Ini yang lebih membahayakan, lebih kejam dan lebih menyakitkan. Inilah yang disebut makar atau siasat jahat.   Rugi Berat Karena Siasat Jahat Dan dari […]

  • Siapa Bersyukur Takkan Tersungkur

    bersyukur

    Saba’ adalah sebuah negeri yang semula disebut oleh Allah dengan “baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafuur.” Negeri yang dianugerahi rasa aman dan makmur sewaktu penduduknya bersyukur. Tak hanya aman dari gangguan sesama manusia, namun juga dari segala jenis hewan yang berbahaya. Imam asy-Syaukani tatkala menafsirkan ayat, “Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat […]

  • Di Bawah Naungan Sedekah

    sedekah

    Sedekah itu burhan, yakni bukti akan ketulusan iman. Di samping ia juga memiliki banyak fadhilah dan keutamaan. Cukuplah sebagai gambaram, bahwa ternyata angan-angan orang yang telah mati adalah ingin bersedekah seandainya diundurkan kematiannya, atau dikembalikan lagi ke dunia. Allah mengisahkan angan-angan orang yang telah mati, “Rabbi, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka […]

  • Lari Dari Adzab Kubur

    kubur

    Kubur bukanlah tempat peristirahatan terakhir dalam episode perjalanan manusia. Ia hanya satu fase yang bakal dikunjungi oleh manusia untuk beberapa lama, namun tidak selamanya. Kelak manusia akan melaluinya, lalu meninggalkannya untuk menempuh perjalanan berikutnya yang lebih panjang, hingga berakhir di tempat tinggalnya; di jannah atau di neraka. Maimun bin Mahran bercerita, “Suatu kali saya duduk di […]

  • Bahagia Di Penghujung Usia

    Bahagia Di Penghujung Usia

    Dr. Sayid Husain Al-Afanie dalam bukunya AI-Jazaau min Jinsil Amal menceritakan kehidupan seorang ahli qiraat di lembaga Majma’ Malik al-Fahd li al-Mushhaf asy-Syarîf. Beliau adalah syaikh Amir asy-Sayyid Utsman. Selama tujuh tahun beliau kehilangan pita suaranya. Namun begitu, beliau tetap mengajar qiraah dengan memberikan isyarat kepada para muridnya untuk membenarkan bacaan. Sebelum meninggal, beliau sempat […]

  • Dicinta Allah Dicinta Nabi

    Dicinta Allah Dicinta Nabi

    Sahl bin Sa’ad radhiyallahu’anhu mengisahkan peristiwa dalam perang Khaibar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh, aku akan menyerahkan bendera ini kepada seorang pria yang melalui kedua tangannya Allah akan memberikan kemenangan, dia adalah orang yang mencintai Allah dan rasul-Nya, dan Allah dan rasul-Nya pun mencintainya.” Maka di malam harinya orang-orang pun membicarakan siapakah […]

  • Malu Berbuah Mulia

    Malu Berbuah Mulia

    Aisyah menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah sedang berbaring di rumah. Saat itu kaki beliau tersingkap. Tiba-tiba Abu Bakar datang meminta izin bertemu. Nabi mengizinkannya, lalu beliau berbincang-bincang tanpa merubah posisi duduknya. Selanjutnya Umar datang, dan beliau tetap dengan posisi seperti itu. Lalu ketika Utsman datang, tiba-tiba Rasulullah shallallahu alaihi wasallam duduk dan merapikan pakaiannya. Utsman […]

  • ‘Mengetuk’ Pintu ar-Rayyan

    ‘Mengetuk’ Pintu ar-Rayyan

    “Innaha shawwaamah qawwaamah, dia (Hafshah binti Umar bin Khathab) adalah wanita yang banyak shaum dan banyak mendirikan shalat, dan dia adalah isterimu di jannah.” (HR al-Hakim) Itulah pesan Jibril alaihissalam kepada nabi shallallahu alaihi wasallam perihal Ummul Mukminin Hafshah radhiyallahu ‘anha. Gelar shawwamah qawwamah (banyak shaum dan banyak shalat) tersebut disematkan beliau bukan oleh orang-orang […]

  • Tegas dalam Kebenaran Lembut dalam Pergaulan

    Lembut dalam Pergaulan

    Disebutkan dalam kitab “Umar bin Al-Khaththab Al-Watsiqah Al-Khalidah lid-Din Al-Khalid”, Abdul Karim Al-Khathib. Bahwa Khalifah Umar berkhutbah di hadapan manusia untuk pertama kalinya sejak mendapat amanah sebagai khalifah, “Aku mendapatkan kabar bahwa sebagian orang takut akan ketegasanku dan takut terhadap kekerasanku.” Mereka mengatakan, “Umar bersikap keras ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam masih berada di tengah-tengah […]

  • Taat di Saat Ringan dan Berat

    Taat di Saat Ringan dan Berat

    Malam di Perang Ahzab itu sangat mencekam; gelap gulita, udara yang sangat dingin menusuk tulang, kelaparan mendera dan adanya musuh yang mengancam. Ketika itu Nabi shallallahu alaihi wasallam membeikan tawaran kepada para sahabat, “Adakah seseorang yang mau berangkat untuk melihat apa yang dilakukan musuh lalu melaporkan kepada kita?” Nabi mempersyaratkan ia kembali dan Allah akan […]