Tag: portugis

  • Respons Militer Kesultanan Aceh Terhadap Ekspansi Portugis

    majalah ar-risalah, RESPONS MILITER KESULTANAN ACEH TERHADAP EKSPANSI PORTUGIS

    Kedatangan Portugis di Malaka pada 1511 mendorong aktif perlawanan dari orang-orang di wilayah tersebut. Atas dasar intoleransi beragama dan monopoli perdagangan, mereka mengancam hampir semua penduduk dan pengunjung Malaka dan sekitarnya. Akibatnya, beberapa kerajaan menantang orang Portugis, dengan Kesultanan Aceh Darussalam sebagai pihak yang paling gigih melakukannya. Oposisi ini diungkapkan melalui kegiatan militer, politik, perdagangan, […]

  • Persaingan Dakwah Islam VS Misi Kristen Portugis di Nusantara

    majalah ar-risalah, PERSAINGAN DAKWAH ISLAM VS MISI KRISTEN PORTUGIS DI NUSANTARA

    J. O. Schrieke, ahli sosiologi Belanda terkemuka, menyatakan bahwa penyebaran Islam di kepulauan Nusantara mengalami percepatan pada abad 16 M sebagai kelanjutan persaingan antara Islam dan Kristen yang sudah berlangsung lama di Arab, Semenanjung Iberia, dan Eropa. Dengan meyakinkan, ia menulis, “Kita tidak mungkin dapat memahami penyebaran Islam di Nusantara tanpa melihat adanya persaingan antara […]

  • Strategi Portugis Melumpuhkan Islam Di Nusantara

    majalah islam ar-risalah, sejarah islam indonesia, strategi portugis melumpuhkan islam di nusantara

    Ekspansi Portugis ke Nusantara pada abad 16 diwarnai oleh semangat anti-Islam. Sebab, Semenanjung Iberia –negeri mereka– pernah dikuasai oleh pemerintahan Muslim (711-1492). Dengan semangat ini, armada Portugis menjelajahi Laut Merah, Laut Arab dan Samudra Hindia untuk mengkristenkan umat Islam dan melakukan perdagangan. Untuk itu, Pulau Socotra di Selat Aden direbut pada 1505. Pada 1507, Hormuz, […]

  • Perdagangan Jawa Pada Zaman Kekuasaan Portugis

    majalah tentang sejarah islam di indonesia, sejarah perdagangan jawa di zaman portugis

    Ekspansi Portugis ke Asia pada abad 16 didorong oleh beberapa faktor, seperti agama dan niaga, rasa haus akan petualangan serta ambisi kaum bangsawan yang belum tersalurkan sejak berakhirnya perang Salib. Setelah berhasil melewati Tanjung Harapan, Portugis mendapati pemandangan ramainya perdagangan di Samudra Hindia. Kapal orang Moor berlalu lalang di jalur ini. Orang Portugis dan orang […]

  • Pengaruh Islam Pada Zaman Perdagangan Jawa

    majalah kilas balik sejarah indonesia, zaman perdagangan jawa

    Aktivitas perdagangan di Nusantara mempunyai sejarah yang cukup lama. Hal ini menunjukkan bahwa peradaban di Nusantara juga telah muncul sejak lama. Kapan pertama kali hubungan dagang antara orang Nusantara dengan orang di dunia luar secara pasti memang tidak diketahui. Yang jelas, sejak sebelum Masehi, orang Nusantara telah melakukan pelayaran ke barat hingga Afrika dan ke […]

  • Citra Pribumi di Mata Penjajah Portugis

    majalah islam indonesia, sejarah islam di indonesia

    Keberhasilan ekspansi Portugis pada pergantian abad 15 ke 16 M mengantarkan bangsa ini sebagai pelopor imperialisme modern bersama rekan dan saingan mereka, Spanyol. Pengaruh ekspansi Portugis membentang panjang dari Afrika hingga Asia Tenggara. Di sepanjang jalur itu, Portugis bertemu dan berinteraksi dengan bangsa-bangsa dari Afrika dan Asia. Banyak di antara mereka adalah orang Moor, yaitu […]

  • Kedatangan Portugis di Bumi Nusantara

    arrisalahnet Kedatangan Bangsa Portugis di Nusantara Membawa Misi Kristenisasi

    Portugis bersusah payah mencari jalan pelayaran ke Asia. Di bawah pimpinan Vasco da Gama, mereka berhasil tiba di India pada 1498. Pelayaran pertama ke India ini harus dibayar mahal. Hanya 54 dari 170 kelasi dan dua dari empat kapal yang kembali ke negeri mereka dengan selamat pada 1499. Meski demikian, pelayaran da Gama berhasil membangun […]

  • Kedatangan Si Perusak Kedamaian-Portugis

    arrisalahnet Sejarah Islam Indonesia: Kedatangan Si Perusak Kedamaian-Portugis

    Pada abad 15 M, jalur perdagangan dari Malaka hingga Maluku sangat ramai. Berbagai suku bangsa terlibat di dalamnya, seperti Melayu, Jawa, Keling, Arab, Persia dan Cina. Meski berbeda ras dan agama, mereka mampu menjaga jalur tersebut tetap ramai, damai, dan tanpa monopoli salah satu pihak. Masing-masing pedagang saling menghormati. Akan tetapi, kedamaian jalur perdagangan itu […]