Saya Rajin Beribadah, Tapi Mengapa Jodoh Tak Kunjung Datang?

arrisalahnet Saya Rajin Beribadah, Tapi Mengapa Jodoh Tak Kunjung Datang

 

Pertanyaan: 

Saya seorang gadis yang rajin mendirikan shalat, tapi saya tidak kunjung mendapatkan jodoh. Apakah tidak kunjung mendapatkan jodoh ada kaitannya dengan qadha dan qadar Allah, atau karena saya seorang yang berdosa hingga Allah murka kepada saya?

 

jawaban:

Ukhti yang baik, Al-Qur’an, Sunnah yang shahih dan ijama’ generasi ulama salaf telah menunjukkan akan kewajiban beriman dengan takdir baik dan buruk, hal tersebut sudah menjadi bagian dari rukun iman yang enam dan tidak dianggap sempurna keimanan seorang hamba kecuali rukun keenam tersebut, Allah –Ta’ala- berfirman:

”Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”. (QS. Al Hadid: 22)

 

Baca Juga: Orangtua Belum Mengizinkan Menikah

 

Majunya atau mundurnya waktu pernikahan, mudah dan sulitnya semua itu adalah takdir Allah. Semua musibah yang telah ditakdirkan oleh Allah –Ta’ala- kepada seorang hamba, akan menjadi baik bagi seorang mukmin jika dia bersabar dengan musibah itu dan mengambil pelajaran, sebagaimana sabda Nabi,

“Urusan orang mukmin itu menakjubkan, sungguh semua urusannya adalah baik, dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin, jika dia sedang berbahagia dia bersyukur, maka hal itu lebih baik baginya, dan jika dia tertimpa musibah dia bersabar, maka hal itu lebih baik baginya”. (HR. Muslim: 2999)

Musibah yang terjadi bisa jadi sebagai akibat dari maksiat yang telah dilakukan, namun hal tersebut tidak menjadi sebuah keharusan, bisa jadi untuk meninggikan derajat seorang mukmin, dan menambah kebaikannya jika dia bersabar dan ridho atau ada banyak lagi hikmah yang agung dibalik musibah tersebut.

 

Baca Juga: Bila Wanita Melamar Pria

 

Selama anda menolak para peminang anda karena Allah dan disebabkan karena mereka tidak istiqamah dalam agama, maka Allah –Ta’ala- akan menggantikan dengan yang lebih baik insyaallah. Allah berfirman:

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. (QS. ath Thalaq: 2-3)

Maka dekatkanlah diri kepada Allahdengan berdo’a dan beribadah, dan jangan mengeluh karena rahmat Allah begitu dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

 

Oleh: Redaksi/ Konsultasi

 

%d bloggers like this: