Hadiah Indah Untuk Pengghibah

22

Suatu kali seseorang berkata pada Hasan al-Bashri, “Sesungguhnya si fulan telah menggunjing Anda”. Maka beliau mendatangi orang itu dengan membawa sekeranjang ruthab (kurma basah) dan berkata, “Aku mendengar bahwa Anda telah menghadiahkan pahala Anda untukku, maka saya bermaksud membalas jasa Anda tersebut, tapi mohon maaf karena saya tidak mampu membalasnya dengan sempurna.”

Itulah cara indah membalas ghibah seperti Hasan al-Bashri, tapi hidup akan lebih indah tanpa ghibah. Bila semua yang dihasilkan lisan berupa kebaian, dzkir dan nasehat, hidup terasa indah tiada musuh dan tiada dosa yang didapat.