Category: Dr. Ahmad Zain

  • Hukum Makanan Ta’ziyah

    Ta’ziyah secara bahasa, sebagaimana disebutkan Imam Nawawi dalam al-Majmu (V/304), berasal dari al- Azza’ yaitu sabar terhadap hal-hal yang tidak disenangi. Adapun Ta’ziyah secara istilah sebagaimana dalam al-Fiqh al-Muyassar (119) adalah menghibur orang yang tertimpa musibah serta menguatkan hatinya agar bisa menerima musibah tersebut. Termasuk dalam bentuk ta’ziyah adalah membuatkan makanan untuk keluarga yang terkena […]

  • Hukum Makan Sesajen

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa sesajen adalah makanan atau bunga-bungaan yang dipersembahkan kepada mahluk halus. Kebiasaan masyarakat yang terpengaruh dengan ajaran Animisme, mereka memberikan makanan sesajen yang dipersembahkan kepada mahluk halus yang menurut kepercayaan mereka menjadi penunggu pohon, batu, atau tempat-tempat tertentu. Bagaimana hukum makanan sesajen tersebut? Jawabannya bahwa hukum makanan sesajen harus […]

  • Hukum Zakat Produktif

    Muqaddimah Pada akhir-akhir ini muncul ide optimalisasi penggunaan dana zakat oleh lembaga-lembaga sosial yang bergerak dalam bidang zakat. Mereka menginvesatasikan dana-dana zakat yang terkumpul dalam proyek-proyek bisnis baik yang berskala besar maupun kecil, kemudian labanya diberikan kepada fakir miskin. Mereka menyebutnya dengan zakat produktif. Bagaimana pandangan ahli fikih kontemporer tentang zakat produktif tersebut ? tulisan […]

  • Hukum Wakaf Tunai

    Pengertian Wakaf Uang Tunai Wakaf tunai adalah wakaf yang dilakukan seseorang, atau suatu kelompok, atau lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Termasuk dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga, seperti saham dan cek. Sebelum membahas hukum wakaf tunai, perlu dijelaskan di sini bahwa para ulama telah menetapkan bahwa salah satu syarat wakaf adalah harta […]

  • Zakat untuk Muallaf

    Pengertian Muallaf Muallaf adalah singkatan dari istilah, “al-Muallaf Qulubuhum,“ sebagaimana yang disebutkan Al-Qur’an dalam surat at-Taubah: 60. Yang artinya adalah orang-orang yang hati mereka dilunakkan agar masuk Islam, atau agar keimanan mereka meningkat, atau untuk menghindari kejahatan mereka. Pembagian Muallaf Dari pengertian di atas, Muallaf yang berhak mendapatkan zakat terbagi menjadi tiga, yaitu: Pertama, orang-orang […]

  • Hukum Safar Wanita

    Safar wanita masih menjadi bahan perdebatan di kalangan ulama. Hal ini karena dalil-dalil yang berhubungan dengan safar wanita masih bersifat umum, sehingga berpotensi menimbulkan berbagi penafsiran. Tulisan di bawah ini menjelaskan perbedaan ulama tersebut. Bentuk-bentuk Safar Wanita Safar yang dilakukan oleh wanita bisa dibagi menjadi tiga bentuk: Pertama: Safar Mubah, seperti melakukan perjalan untuk rekreasi. […]

  • Hukum Rokok Herbal

    Sekarang ini, banyak bermunculan rokok jenis herbal yang konon mengandung banyak manfaat bagi kesehatan, dan tidak memberikan dampak negatif bagi para perokok. Pertanyaannya adalah apa hal itu sudah teruji dan terbukti secara empiris dan medis? Seandainya hal itu benar, lantas apa hukumnya mengkomsumsi rokok herbal? Apakah tetap haram sebagaimana hukum mengkomsumsi rokok non herbal?  Tulisan […]

  • Hukum Hadiah dalam Produk

    Sekarang ini, banyak produsen gencar menyelipkan hadiah dalam poduk-produknya guna meningkatkan volume penjualan. Tentunya tidak sedikit yang lantas membeli karena menginginkan hadiahnya. Padahal, benarkah setiap hadiah dari sebuah produk hukumnya halal? mari kita bahas.   Bentuk-bentuk Hadiah Pertama: Hadiah Melalui Perlombaan, Kuis, atau Undian Bentuk hadiah yang pertama ini mempunyai bentuk yang bermacam-macam, diantaranya adalah […]

  • Hukum Koperasi Simpan Pinjam

    Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang khusus bertujuan melayani atau mewajibkan anggotanya untuk menabung, di samping dapat memberikan pinjaman kepada anggotanya. Sebagian kalangan mendefinisikan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) adalah sebuah koperasi yang modalnya diperoleh dari simpanan pokok dan simpanan wajib para anggota koperasi. Kemudian modal yang telah terkumpul tersebut dipinjamkan kepada para anggota koperasi dan […]

  • Hadiah Pegawai

    Hadiah kepada pegawai, khususnya pegawai pemerintah, atau gratifikasi adalah  pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi dilarang oleh hukum di Indonesia kecuali dilaporkan ke KPK (Komite Pemberantasan Korupsi). Adapun dalam hukum Islam sendiri, gratifikasi telah […]

  • Hukum Nikah Safar

    Pengertian Nikah Safar Safar secara bahasa artinya melakukan perjalanan.Nikah Safar bisa diartikan dengan pernikahan yang mana seorang suami mengunjungi istrinya dalam waktu-waktu tertentu, sedangkan sang istri tidak pernah tinggal di rumah suami. Biasanya wanita tersebut merupakan istri kedua atau ketiga atau keempat. Sebagian ulama menerangkan bahwa Nikah Safar adalah pernikahan syar’i yang telah terpenuhi rukun-rukun […]

  • Hukum Operasi Sesar

    Banyak alasan seseorang melakukan bedah sesar pada kelahiran bayinya. Bisa karena alasan medis; bayi kembar, bayi terlalu besar, habis ketuban dan lain sebagainya. Atau alasan estetika, agar organ kewanitaan tetap utuh, atau sekadar ingin menentukan tanggal tertentu bagi buah hati. Motif atau alasan ini akan berpengaruh pada hukum melakukan operasi sesar. Secara definitif, operasi Sesar(Jirahah […]

  • Hukum Menggunakan Member Card

    Member Card atauBithaqatu at-Takhfidh adalah kartu yang mana pemiliknya berhakmendapatdiskonsaatmembeli barang atau jasa yang diberikan oleh perusahan-perusahan tertentu. Member Card mempunyai banyak macam.Pertama,Free Member Cardatau kartu keanggotaan yang didapatkan dengan cara gratis, atau sekedar membayar uang biaya pembuatan kartu. Kedua,Special Member Card, yang mana transaksi terjadi daridari dua pihak saja: penyelenggara yang mengeluarkan kartu, dan […]

  • Hukum Mengembalikan Hutang Sesuai dengan Perubahan Nilai Mata Uang

    Akhir-akhir ini banyak kalangan yang menyatakan bahwa mengembalikan hutang tidak harus sama dengan jumlah nominal ketika meminjam. Umpamanya, seseorang meminjamkan kepada temannya uang sejumlah Rp. 5.000.000.Setelah satu tahun dia harus membayar  Rp. 5.500.000.  Menurut mereka hal itu merupakan keadilan dan bukan termasuk riba, karena nilai uang selalu fluktuatif dan mengalami inflasi. Sekilas, pernyataan diatasmasuk akal, […]

  • Taubat Orang yang Berzina

    taubat pezina

    Beberapa saat yang lalu, penulis mendapatkan pertanyaan via sms yang isinya:“Apakah pezina yang bertaubatharus dirajam dulu?Apakah taubat pezina yang belum dirajam diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala?” Bila seorang muslim berzina, sebenarnya mempunyai dua keadaan: Pertama : Pihak yang berwajib mengetahui perbuatannya. Baik melalui pelaporan empat orang saksi atau si pelaku melaporkan perbuatannya sendiri dan […]