Category: Imtihan Syafi’i

  • Rukun Iman

    وَاْلإِيْمَانُ هُوَ اْلإِيْمَانُ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ وَالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ وَحُلْوِهِ وَمُرِّهِ مِنَ اللهِ تَعَالَى (74) Iman adalah iman kepada Allah SWT, para malaikat Allah, kitab-kitab Allah, para rasul Allah, hari akhir, dan takdir; yang baik, yang buruk, yang manis, dan yang pahit, semua dari Allah SWT Dengan matan ini Abu Ja’far ath-Thahawi […]

  • Derajat Para Wali

    وَأَكْرَمُهُمْ عِنْدَ اللهِ أَطْوَعُهُمْ وَأَتْبَعُهُمْ لِلْقُرْآنِ (73) Semua orang yang beriman adalah wali-wali ar-Rahman. Wali ar-Rahman yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling taat dan paling mengikuti al-Qur`an. Wali berasal dari kata wala`, walayah atau wilayah. Wala` berarti dekat secara tempat, nisbat, prinsip, pertemanan, pertolongan, dan keyakinan. Wala` juga berarti cinta. Walayah berarti […]

  • Faktor Kuat-Lemah Iman

    بِالْخَشْيَةِ وَالتُّقَى وَمُخَالَفَةِ الْهَوَى وَمُلاَزَمَةِ اْلأَوْلَى (72) Iman itu satu. Dalam hal pangkal iman, orang-orang yang beriman itu sama. Perbedaan (keutamaan iman) di antara mereka disebabkan oleh perbedaan rasa takut kepada Allah, ketakwaan, (ketahanan) menyelisihi hawa nafsu, dan (kekuatan) menetapi perkara yang utama. Pernyataan Abu Jakfar ath-Thahawi, “Iman itu satu,” termasuk pernyataan yang—lagi-lagi—diperbincangkan para ulama. […]

  • Syarat Sah Iman

    وَاْلإِيْمَانُ هُوَ اْلإِقْرَارُ بِاللِّسَانِ وَالتَّصْدِيْقُ بِالْجَنَانِ (70) Iman adalah ikrar dengan lisan dan membenarkan dengan hati. Banyak ulama yang memvonis Abu Ja’far ath-Thahawi sebagai seorang yang berpaham Murji`ah Fuqaha oleh karena matan ini.  Vonis itu tidak keliru meskipun seyogianya kita memahami apa dan bagaimanakah paham Murji`ah Fuqaha, supaya kita tidak terburu-buru memvonis sesat para ulama […]

  • Kufur Juhud

    وَلاَ يَخْرُجُ الْعَبْدُ مِنَ اْلإِيْمَانِ إِلاَّ بِجُحُوْدِ مَا أَدْخَلَهُ فِيْهِ (69) Seorang hamba tidak keluar dari range iman kecuali jika juhud terhadap sesuatu yang dikategorikan bagian dari iman Dikarenakan matan ini—dan matan ke-66 (ar-Risalah edisi 106)—sebagian orang menuduh Abu Ja’far ath-Thahawiy berpaham Murji’ah yang menyatakan bahwa kekafiran hanya terjadi dengan istihlal dan juhud. Ini adalah […]

  • Bahaya Over Raja` Over Khauf

    وَاْلأَمْنُوَاْلإِيَاسُ يَنْقُلاَنِ عَنْ مِلَّةِ اْلإِسْلاَمِ، وَسَبِيْلُ الْحَقِّ بَيْنَهُمَا لأَِهْلِ الْقِبْلَةِ (68) Rasa aman dan putus asa dapat mengeluarkan siapa pun dari millah Islam. Jalan yang benar adalah di antara keduanya, jalan Ahli Kiblat. Raja` yang benar akan mendorong seorang hamba untuk taat kepada Allah, melaksanakan berbagai perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya demi mengharapkan ridha dan […]

  • Janji Sebelum Segala Janji

    Mitsaq berarti janji. Makna matan ini, Allah Ta’ala telah mengambil janji dari seluruh manusia dan mempersaksikan kepada mereka, bahwa Dia adalah Rabb alam semesta