Category: Kolom

  • Syarat Sah Iman

    وَاْلإِيْمَانُ هُوَ اْلإِقْرَارُ بِاللِّسَانِ وَالتَّصْدِيْقُ بِالْجَنَانِ (70) Iman adalah ikrar dengan lisan dan membenarkan dengan hati. Banyak ulama yang memvonis Abu Ja’far ath-Thahawi sebagai seorang yang berpaham Murji`ah Fuqaha oleh karena matan ini.  Vonis itu tidak keliru meskipun seyogianya kita memahami apa dan bagaimanakah paham Murji`ah Fuqaha, supaya kita tidak terburu-buru memvonis sesat para ulama […]

  • Hukum Menyusui Orang yang Sudah Dewasa

    Beberapa saat yang lalu, DR. Izzat Athiyah yang menjabat sebagai Ketua Jurusan Hadits, Fakultas Ushuluddin, Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir  berfatwa membolehkan seorang  pegawai perempuan yang berkerja berduaan dengan seorang laki-laki dalam satu ruangan yang tertutup dan pintunya tidak bisa dibuka kecuali melalui salah satu dari keduanya, untuk menyusui teman laki-laki tersebut, dengan tujuan agar nantinya dibolehkan […]

  • Setan Dibelenggu Nafsu Menghasutmu

    Ramadhan datang, kita pantas bergembira. Peluang pahala dibuka seluas-luasnya. Motivasi amal tercurah begitu melimpah, sementara penghalang utama disingkirkan sebulan lamanya. Pintu jannah dibuka, pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu. Tapi bukan berarti semua manusia menjadi ma’shum karenanya. Masih ada kemungkinan bagi mereka untuk berbuat dosa. Malah fakta yang biasa terulang, masih banyak maksiat terpampang di […]

  • Kufur Juhud

    وَلاَ يَخْرُجُ الْعَبْدُ مِنَ اْلإِيْمَانِ إِلاَّ بِجُحُوْدِ مَا أَدْخَلَهُ فِيْهِ (69) Seorang hamba tidak keluar dari range iman kecuali jika juhud terhadap sesuatu yang dikategorikan bagian dari iman Dikarenakan matan ini—dan matan ke-66 (ar-Risalah edisi 106)—sebagian orang menuduh Abu Ja’far ath-Thahawiy berpaham Murji’ah yang menyatakan bahwa kekafiran hanya terjadi dengan istihlal dan juhud. Ini adalah […]

  • Hukum Melamar Perempuan Yang Sudah Dilamar

    Pada suatu hari, ada berita yang menyebutkan bahwa seorang ustadz yang juga tokoh masyarakat di ibu kota, didatangi seorang pemuda. Pemuda itu bermaksud untuk melamar anak perempuannya yang belum menikah. Namun, ustadz tersebut menjawab:  “ Maaf, putri saya sudah ada yang melamar.” Apakah jawaban tersebut menunjukkan bahwa seorang perempuan yang sudah dilamar oleh laki-laki, baik […]

  • Awalnya Penasaran Akhirnya Ketagihan

    Banyak pintu menuju maksiat, bertebaran pula para penjaja dosa yang mengumbar janji-janji kenikmatan. Tak hanya membuat betah para durjana untuk mengulangi dosa, tapi juga mengundang hasrat orang yang baru ngedrop iman tergiur untuk mencicipinya. Awalnya Penasaran Lalu Coba-coba Pada dasarnya, manusia lahir dalam keadaan fitrah. Fitrah untuk menjadi hamba bagi Penciptanya dan tunduk dengan aturan-aturan-Nya, […]

  • Hermeneutika dan Cara Berpikir Muslim (2)

    Masih membahas tentang sifat al-Quran menurut kaum liberal. Dalam buku terbitan Gramedia tersebut, al-Quran yang suci dan dijaga oleh Allah adalah al-Quran yang di Lauhil Mahfuzh.  Sedangkan al-Quran di dunia ini, yang sekarang dipegang oleh kaum Muslim, sejak awal sudah mengalami kesalahan. Setidaknya, tidak dapat dipastikan seratus persen otentik. Bahkan, Dawam Rahardjo yang memberi kata […]

  • Bahaya Over Raja` Over Khauf

    وَاْلأَمْنُوَاْلإِيَاسُ يَنْقُلاَنِ عَنْ مِلَّةِ اْلإِسْلاَمِ، وَسَبِيْلُ الْحَقِّ بَيْنَهُمَا لأَِهْلِ الْقِبْلَةِ (68) Rasa aman dan putus asa dapat mengeluarkan siapa pun dari millah Islam. Jalan yang benar adalah di antara keduanya, jalan Ahli Kiblat. Raja` yang benar akan mendorong seorang hamba untuk taat kepada Allah, melaksanakan berbagai perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya demi mengharapkan ridha dan […]

  • Hukum Pajak Dalam Islam

    Akhir –akhir ini, banyak kalangan membicarakan masalah pajak. Hal ini terkait dengan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Direktorat Pajak. Bagaimana sebenarnya hukum pajak dalam kaca mata syariah ? Pajak menurut istilah kontemporer adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang -sehingga dapat dipaksakan- dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan […]

  • Tak Kenal Maka Tak Benci

    Rasa cinta atau benci, adalah faktor yang menggerakkan hati untuk menerima atau menolak, diam atau bergerak. Namun rasa itu sendiri akan muncul setelah seseorang mengenali obyek yang hendak dicinta atau dibenci. Tanpa mengenali, seseorang belum memiliki keberpihakan, sedangkan salah dalam mengenali, maka akibatnya lebih fatal lagi. Dia akan mencintai sesuatu yang mestinya dia benci, dan […]

  • Tiada kata Gagal Sebelum datang Ajal

    Setiap orang mungkin pernah merasakan pahitnya kegagalan. Target yang tidak tercapai, perjuangan yang tak membuahkan hasil sesuai keinginan, atau bahkan permohonan yang tak kunjung terkabulkan. Manusiapun beragam dalam menyikapi kenyataan seperti ini. Ada yang sedih ketika tak lulus sekolah, ada yang depresi lantaran gagal menjadi pejabat, stress lantaran usahanya gulung tikar, dan bahkan ada yang […]

  • Derita Abadi Karena Dengki

    Gelang di tangan orang yang hendak dirampas tidak dapat, cincin di jari sendiri terlucut hilang. Begitulah peribahasa Melayu menggambarkan keadaan orang yang menyimpan rasa dengki. Harapan ingin mendapatkan milik orang tak didapatkan, namun sesuatu yang menjadi milik sendiri dikorbankan. Karena sejatinya pendengki selalu rugi, tak ada keuntungan sedikitpun bagi pendengki. Bahkan, gambaran peribahasa tersebut belum […]

  • Berbekal Untuk Hidup Setelah Mati

    Faedah besar akan kita dapatkan jika kita melihat sisi kurang perbekalan yang mesti kita siapkan. Karena ini akan memacu kita untuk menutup kekurangan dan memperbanyak amal ketaatan.

  • Tipu Daya Setan

    tipu daya setan

    “Dan demikianlah Kami jadikan untuk setiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). (QS al-An’am:11) Prof. Hamka, dalam Tafsir al-Azhar, membuat uraian menyangkut ayat tersebut: “Seorang Rasul diutus Allah untuk menyeru manusia menempuh Shirathal Mustaqim, jalan yang […]

  • Merutinkan Kebaikan

    Uswah dan Imamul muttaqin, Nabiyullah Muhammad SAW memiliki ciri khas yang luar biasa dalam menjalani aktivitas kebaikan. Amal dan ibadahnya disifati, “kaana diimatan” (amalnya rutin) yakni terus menerus tidak terputus-putus