Tetap Takwa, Saat Jodoh Tak Kunjung Tiba

13

Semua orang tentu mendambakan bisa menikah dan hidup bahagia bersama pasangannya. Terutama wanita. Mereka mulai berharap dan bermimpi tentang seorang suami semenjak masa remaja. Keinginan untuk segera menyempurnakan separuh agamanya cukup kuat pada wanita. Wanita ingin memiliki pasangan yang membuat hidupnya luar biasa dalam melalui hari hari dan kehadiran anak-anak yang menjadikan rumahnya serasa surga. Sungguh, wanita mana yang tidak menginginkan gambaran keluarga yang sempurna dalam hidupnya.

Setiap wanita menginginkan hal tersebut. Dan dengan keinginan ini, muncul tekanan bagi banyak wanita Muslim untuk menikah pada usia muda. Ya, bagi pria mungkin tak begitu menjadi soal, namun bagi wanita hal ini sering membuatnya tertekan.

Sebagian wanita bahkan menjadi rendah diri karena tak kunjung mendapatkan belahan jiwa. Ketika jodoh tak kunjung datang dan sebagian masyarat mulai menganggapnya sebagai perawan tua, pikiran buruk pun berkecamuk. Bagaimana bila umur saya sudah 25 dan belum menikah? Apa yang dikatakan kerabat saya? Mengapa Allah menguji saya dengan ujian ini? Apakah saya tidak cantik? Mungkin saya harus melepaskan jilbab saya… (Naudzubillah min dzalik)

Mereka mulai mengalami depresi saat melihat teman-temannya menikah. Banyak yang bahkan merasa seperti masa muda mereka terbuang jika tidak segera menikah saat masih muda.

Jika pikiran-pikiran itu sempat terlintas di benak Anda, waspadalah! Setan sedang ingin merusak hidup Anda karena ia tak senang pada jiwa-jiwa yang berbakti kepada Allah.

Bersabarlah, karena Allah berfirman, Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At-Taubah: 51).

Bagaimana membuang pikiran negatif dan kesedihan?

 

1. Dedikasikan masa muda Anda untuk beribadah kepada Allah jika jodoh tak kunjung datang

Banyak alasan kenapa jodoh tak kunjung datang, namun bukan berarti masa muda Anda sia-sia. Dedikasikanlah hari-harimu dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan cara ini Anda tidak akan merasa sedih atau menyesal. Tidak ada yang hilang jika Allah bersamamu setiap hari. Rasulullah menuturkan bahwa ada tujuh orang yang diberi naungan oleh Allah pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya salah satunya adalah pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah

 

2.Melakukan aktivitas yang yang mulia

Isilah masa mudamu dengan aktivitas yang produktif. Misalnya terlibat aktif dalam dakwah muslimah atau mengajar TPA.

 

3.Jangan memperhatikan apa yang orang lain katakan

Tekanan keluarga yang terus menanyakan kapan nikah memang membuat hidup Anda tidak nyaman. Namun, ingat bahwa rasa sakit hanyalah sebuah keadaan pikiran. Anda bisa memikirkan jalan keluar dari segala hal, bahkan rasa sakit. Cobalah untuk tidak melibatkan diri dalam argumen, hindari berpikir negatif. Jika Anda merasa terbebani, berdoalah, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS. Al-Baqarah: 286)

 

4. Anda adalah spesial dan terlahir dengan tujuan mulia

Allah menciptakan setiap manusia dengan keunikannya masing-masing. Hidup kita adalah anugerah dari Allah yang harus disyukuri. Allah akan senantiasa menguji hambaNya untuk melihat sejauh mana cintanya. Akan ada air mata tapi juga akan ada tawa dan cinta. Pernikahan bukan sesuatu yang bisa dipaksakan. Percayalah bahwa Allah akan memilihkan yang terbaik bagi setiap hamba-Nya.

 

5. Selalu ada alasan mengapa Allah menakdirkan hal tersebut

Cobalah merenung sejenak dan carilah alasan mengapa Allah memilih situasi ini untukmu.

Mungkin Dia menginginkan agar Anda memenuhi tugas yang sangat penting dalam hidup Anda sehingga Allah membebaskan Anda sampai tujuan itu tercapai? Atau mungkin Ia ingin memberi hadiah kepada Anda dengan sesuatu yang hebat dan cobaan berat ini adalah ujian untuk Anda. Jadi beristighfarlah sebanyak yang Anda bisa dan berdoalah kepada Allah agar Allah memberikan kemenangan dan kedamaian dan meenangkan hatimu. Banyaklah berdoa agar Allah memberikan pasangan terbaik untukmu.

Bacalah doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an,

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا 

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).
Jika hati kita dipenuhi dengan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya tentu kita dapat menghadapai semua rintangan.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita dalam kebaikan. Amin.

 

Oleh: Ust. Muhtadawan Bahri/Motivasi

Baca Juga yang Lainnya: Untuk Muslimah: Jangan ragu Datangi Majelis Ilmu, Amalnya di Puncak Takutnya Mencapai Klimaks, Dari Mata Turun Ke Hati, Jaga Mata Bersihkan Diri