Say No To Valentine

Say No To Valentine

Ada sebuah ungkapan “bukti cinta sesungguhnya bukan cokelat tapi akad” biasanya ungkapan ini mucul di tanggal 14 februari sebagai sindiran bagi yang merayakan hari kasih sayang. Ya hari ini tanggal 14 februari 2017 dan di tahun-tahun sebelumnya, ada satu perayaan yang biasa dilakukan oleh para pemuda dan pemudi berupa memadu kasih, menjalin asmara dan mengungkapkan rasa cinta. Mereka mengungkapkan itu semua dengan berbagai cara, saling memberi bunga, cokelat bahkan sampai wal iyadhu billah merenggut keperawanan si wanita sebagai ungkapan cintanya.

Hal ini sudah berjalan ribuan tahun yang lalu,  tepatnya dimulai semenjak  seseorang yang bernama Santo Valentinus dijatuhi hukuman oleh kaisar Claudius II yang akhirnya meninggal pada 14 februari 269 M. semanjak hari itu tiap tanggal 14 Februari diperingati sebagai hari kasih sayang (Valentine).

HUKUM MERAYAKAN VALENTINE

Dalam Islam segala sesuatu haruslah merujuk pada dalil dan sumber yang jelas. Begitu juga dalam memperingati suatu perayaan. Karena perayaan sebuah hari besar merupakan syiar dari syariat tertentu. Seorang muslim dilarang ikut merayakan hari besar orang kafir, dengan ikut merayakannya berarti ikut andil dalam menghidupkan syiar mereka.

Ibnu Taimiyah pernah berkata, “Hari raya adalah syariat dan bentuk peribadatan sebagaimana Allah berfirman “Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang (QS. al-Maidah : 48)  dan Allah juga berfirman, “Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan (QS. al-Hajj : 67) sebagaimana Allah telah menetapkan Shalat, arah kiblat dan Puasa, begitu juga dengan hari raya tidak ada bedanya. Maka siapa yang menyepakati perayaan diluar hari raya Islam sedikit atau banyak, dia telah menyepakati kekufuran. Hari raya adalah suatu pengagungan terhadap syariat, olehnya tidak diragukan kekufuran bagi yang ikut mengagungkan syariat diluar Islam.

(Iqtida’ Shiratal Mustaqim : 1/207)

Masih banyak pemuda dan pemudi muslim yang belum mengetahui hakekat perayaan ini, semoga Allah mengampuni mereka karena belum mengetahui, tapi bagi yang sudah tahu tetap melaksanakannya, Allah maha dahsyat siksanya

Maka untuk menjalin kasih sayang tidak perlu menunggu di hari ini, tentunya dengan pasangan yang sah dan halal bukan dengan pacar apalagi selingkuhan. Toh Nabi mencontohkan kasih sayang kepada para istrinya tidak harus menunggu hari A atau B tapi setiap hari dan setiap saat.