Category: Uswah

  • Taat

    peristiwa Hamra'ul Asad

    Belum kering darah dari luka-luka yang menganga, belum cukup mata terpejam, dan belum hilang lelah dari kerasnya peperangan yang telah mereka lalui sehari sebelumnya. Bilal, atas perintah Rasulullah, mengumumkan bahwa musuh harus dikejar. Rasulullah mensyaratkan perintah bahwa yang ikut dalam aksi ini hanya orang-orang yang ikut dalam perang Uhud. Thalhah bin Ubaidillah bermaksud menemui Rasulullah […]

  • Setelah Peperangan Uhud

    kondisi pasca perang uhud

                Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk menguburkan jasad korban uhud di tempat masing-masing menemui ajalnya, tanpa dimandikan. Jasad mereka dikuburkan beserta pakaian yang melekat dibalik baju besi mereka. Diatas liang kubur mereka, Rasulullah berkata: “Aku menjadi saksi atas mereka, bahwa tidaklah ada yang terluka karena Allah melainkan Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat, lukanya berdarah, […]

  • Niat

    niat

                Sepulangnya pasukan Quraisy dari bukit Uhud, Rasulullah memerintahkan pasukan Muslim untuk memeriksa dan mencari orang-orang yang terluka dan terbunuh. Zaid bin Tsabit diperintahkan Rasulullah untuk mencari Sa’d bin ar-Rabi’. Rasulullah berpesan kepada Zaid, “Jika sudah kau temukan, sampaikan salamku kepadanya, katakan juga Rasulullah bertanya kepadamu bagaimana yang kau rasakan?”             Kemudian Zaid bin Tsabit […]

  • Kekalahan Pertama

    perang uhud

    Dengan jumlah yang jauh lebih sedikit, pasukan Muslim berhasil unggul atas musuhnya dan menguasai medan laga. Melihat hal tersebut, pasukan Quraisy mulai ciut keberaniannya dan luntur semangatnya. Mereka lari dari peperangan dengan meninggalkan peralatan tempur dan bekal mereka. Mulailah perasaan cinta terhadap dunia menyerang sebagian besar pasukan pemanah, mereka khawatir jika tetap berada di atas […]

  • Perang Uhud

    uhud

    Rasulullah berangkat dari Madinah bersama pasukan Muslim menuju Uhud. Sesampainya di suatu tempat yang bernama Syaikhan, Beliau melihat pasukan yang identitasnya belum diketahui. Akhirnya diperoleh informasi bahwa pasukan tersebut adalah orang-orang Yahudi sekutu dari Abdullah bin Ubay. Rasulullah pun memerintahkan pasukan Yahudi tersebut untuk kembali ke Madinah, Rasululah berkata, “Jangan meminta pertolongan orang-orang musyrik dalam […]

  • Penentuan Strategi

    penentuan strategi

    Dua anak dari bani Fudzala, Anas dan Mu’nis, ditugaskan oleh Rasulullah untuk menyelidiki keadaan pasukan Quraisy. Menurut pengamatan mereka, ternyata pasukan Quraisy sudah mendekati Madinah. Mata-mata lain yang disebar oleh Rasulullah pun terus mengabari perkembangan pasukan Quraisy. Berita terakhir yang disampaikan adalah barisan depan pasukan Quraisy sudah hampir memasuki daerah Madinah. Mendengar berita tersebut, sudah […]

  • Bara Dendam Kafir Quraisy

    Quraisy

    Dengan kekalahan kaum Quraisy di Perang Badar dan banyak terbunuhnya pemuka dan bangsawan Quraisy, Makkah penuh dengan kebenciam terhadap Rasulullah dan pengikutnya. Bagaimana kaum Quraisy dapat melupakan kekalahan itu, sedang mereka adalah kabilah yang angkuh dan mempunyai kedudukan terhormat. Mereka selalu berkabung, selalu menangisi dan meratapi, hati mereka dipenuhi hasrat untuk balas dendam. Bara semakin […]

  • Benih Perang Uhud

    Perang Uhud

    Memasuki musim kemarau di bulan Jumadil Akhir tahun ketiga Hijriyah, kaum Quraisy Makkah mulai mempersiapkan kafilah dagang ke Syam dengan pemimpin rombongan Shafwan bin Umayyah. Kehidupan di Makkah memang sangat tergantung dengan perniagaan yang mereka jalankan. Jika musim panas mereka mengirim kafilah dagang ke Syam, sedang pada musim dingin ke Habasyah. Kalau perniagaan terhambat, kehidupan […]

  • Gejolak Madinah Perang Dzi Amar

    Perang Dzi Amar

    Bulan Muharram tahun ke 3 Hijriah, Rasulullah mendapat berita bahwa Bani Tsa’labah dan Muharib bersekutu untuk menyerang daerah-daerah sekitar Madinah. Maka Rasulullah segera mengumpulkan sekitar empat ratus lima puluh pasukan dan berangkat mendatangi dua kabilah tersebut. Di tengah perjalanan, pasukan tersebut bertemu dengan seseorang dari Bani Tsa’labah yang bernama Jabbar. Ketika dibawa ke hadapan Rasulullah, […]

  • Pelanggaran Janji Yahudi Madinah

    Pelanggaran Janji Yahudi Madinah

    Sejak awal membentuk masyarakat Madinah, Rasulullah sudah mengantisipasi pecahnya konflik diantara kelompok-kelompok masyarakat Madinah. Rasulullah membentuk persaudaraan antara kaum Anshar dan Muhajirin, mengadakan perjanjian damai dan kerjasama dengan kaum Yahudi, yang kemudian dikenal dengan Piagam Madinah. Tetapi dengan kemenangan pasukan Muslim di perang Badar, membuat kekhawatiran kaum Yahudi atas melemahnya eksistensi mereka semakin besar. Yahudi […]

  • Gejolak Pasca Kemenangan

    Gejolak Pasca Kemenangan

    Kemenangan Rasulullah dan pasukannya menimbulkan gejolak masyarakat jazirah Arab. Pada awalnya mereka tak terlalu peduli dengan munculnya seseorang yang mengaku sebagai Nabi dari suku Quraisy. ditambah pula dengan terusirnya Rasulullah dan pengikutnya dari tempat kelahirannya, Makkah. Setelah Kemenangan Pasukan Muslim Tetapi dengan kemenangan pasukan Muslim di perang Badar, mereka mulai menganggap bahwa Muhammad dan pengikutnya […]

  • Rampasan Perang Dan Tawanan Badar

    Puasa dan Zakat

    Rasulullah mengutus Abdullah bin Rawahah dan Zaid bin Haritsah untuk memberikan kabar gembira ke Madinah setelah kemenangan jelas diraih pasukan Muslim. Sementara itu, di Madinah tersebar desas-desus bahwa Rasulullah terbunuh di Badar. Kabar tersebut disebarkan oleh orang-orang munafiq. Saat salah seorang munafiq melihat Zaid bin Haritsah datang dengan menunggang unta Rasulullah, dia berteriak, “Muhammad telah […]

  • Kabar Kekalahan Kaum Musyrikin

    Kekalahan

    Kaum Quraisy mengalami kerugian yang besar pada perang Badar. Mereka mengalami kekalahan telak, tujuh puluh orang terbunuh, dan banyak pemuka mereka yang tertawan oleh pasukan Muslimin. Rasulullah berkeliling diantara mayat-mayat pasukan Quraisy sembari berkata, “keluarga yang paling buruk terhadap nabi kalian adalah diri kalian sendiri. Kalian mendustakanku selagi orang-orang membenarkanku. Kalian menelantarkanku selagi orang-orang menolongku. […]

  • Serangan Balik Tentara Allah

    serangan balik tentara allah

    “Kokohkanlah! Demi diri Muhammad yang ada di tangan-Nya, tidaklah seseorang di antara mereka berperang pada hari ini, berperang dengan sabar, mengharap keridhaan Allah, maju terus pantang mundur, melainkan Allah memasukkannya ke dalam surga.”” ujar Nabi Muhammad kepada kaum Muslimin di tengah perang Badar. “Bangkitlah menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.” “Bakhin! Bakhin!” seketika […]

  • Bara Api Perang Badar

    Perang Badar

    Orang yang pertama kali mengobarkan bara peperangan badar adalah Al-Aswad bin Abdul Asad Al-Makhzumi, seorang laki-laki yang bengis, kejam serta sangat buruk akhlaknya. Dengan sombongnya keluar dari barisan kaum quraisy maju ke depan barisan kaum muslimin seraya berkata : “Aku bersumpah kepada Allah, aku pasti benar – benar akan mengambil air minum dari kolam kalian, […]