Karakteristik Firqatun Naajiyah, Golongan Orang-orang yang Selamat

majalah ar-risalah, karakteristik golongan yang selamat

Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, dan hanya satu yang akan masuk ke dalam surga. Merekalah firqatun naajiyah, golongan orang-orang yang selamat . Hal itu sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad. Dalam kumpulan fatwa Syekh Shalih al-Utsaimin ada seseorang yang bertanya tentang apa saja karakteristik yang paling nampak dari golongan yang selamat tersebut tersebut?

Begini beliau menjelaskan.

Karakteristik yang paling nampak dari golongan yang selamat ialah berpegang teguh dengan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, baik berupa aqidah, ibadah, akhlak dan pergaulan. Pada keempat aspek inilah engkau dapat menemukan karakteristik yang paling nampak dari golongan yang selamat.

Dalam aspek ibadah, engkau menemukannya berpegang teguh pada ajaran yang ditunjukkan oleh kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya, berupa tauhid yang murni pada aspek rububiyah, uluhiyah, nama-nama dan sifat-sifat Allah.

Di dalam aspek ibadah, engkau menemukan kelompok ini berpegang teguh secara sempurna dan menerapkan tata cara ibadah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, baik dari segi jenis, sifat, kadar, waktu, tempat, dan sebab-sebabnya. Maka, engkau tidak menjumpai mereka melakukan bid’ah pada agama Allah. Bahkan, mereka berlaku sopan dengan sepenuh kesopanan kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka tidak berani secara lancang melakukan suatu ibadah apapun yang tidak diizinkan oleh Allah.

Dari aspek akhlak, engkau juga akan menemukan perbedaan dengan kelompok lain, gemar berbuat kebaikan untuk kaum muslimin, bersikap lapang dada, menampakkan wajah yang cerah, bertutur kata yang baik dan akhlak-akhlak mulia lainnya.

Di dalam aspek pergaulan, engkau menjumpai mereka bergaul dengan orang lain secara jujur dan terus terang, kedua hal inilah yang diisyaratkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam melalui sabdanya:

“Dua pihak yang melakukan akad jual-beli mempunyai hak khiyar (memilih) selama keduanya belum berpisah. Apabila keduanya berlaku jujur dan terus terang, maka transaksi jual beli keduanya diberkahi. Apabila keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka dihapuslah keberkahan transaksi jual beli mereka.”

Inilah ciri dan tanda ahlus sunnah wal jama’ah, golongan yang selamat, yaitu golongan yang selalu mengikuti ajaran Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam.

 

Oleh: Ust. Taufik al-Hakim/Fatwa Islami

Baca juga:

Iman Butuh Bukti Bukan Sekedar Teori
Syirik, Berharap Syafaat Peroleh Laknat
Hukum Mengucapkan “al-Marhum” Kepada Orang Meninggal

%d bloggers like this: